jatim.jpnn.com, MALANG - Pelatih Persik Kediri Marcos Reina memastikan akan melakukan pembenahan menyeluruh usai timnya kalah dramatis 1-2 dari Arema FC pada laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
"Kami akan melakukan evaluasi sebagai perbaikan untuk menghadapi pertandingan ke depan," kata Marcos dalam konferensi pers seusai laga di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/1).
Marcos menilai secara permainan, Persik Kediri sebenarnya mampu tampil lebih baik dibandingkan tuan rumah Arema FC, bahkan Macan Putih sempat unggul lebih dulu lewat gol M Supriadi.
Menurut dia, dari sisi taktikal, Persik juga cukup berhasil meredam permainan Arema, termasuk saat tim tuan rumah melakukan transisi dari satu formasi ke formasi lain.
Namun, konsentrasi pemain Persik menurun pada menit-menit akhir sehingga Arema FC mampu memanfaatkan dua momentum penting yang berujung gol.
Salah satu gol Arema FC tercipta akibat kesalahan pemain Persik dalam mengantisipasi umpan silang dari sisi kanan pertahanan.
"Ada yang harus dilakukan perubahan dari kami, kami mesti lebih percaya diri lagi melakukan clearance saat bola dari lawan berada di kota penalti," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Gol kedua Arema FC, lanjut Marcos, terjadi karena kejelian Ian Puleio dalam memanfaatkan bola lambung di kotak penalti Persik.











































