jpnn.com - BANDUNG - Pemakaman Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, Minggu (5/4).
Zulmi adalah prajurit TNI yang tewas dalam misi perdamaian di Lebanon.
Dia gugur saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Supporr Service Unit (CSSU).
Pengawalan itu dalam rangka memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.
Jenazah Mayor Zulmi tiba di TMP Cikutra bersama rombongan sekitar pukul 08.45 WIB.
Zulmi berada di peti putih yang ditutup dengan bendera Merah Putih.
Tampak sejumlah pejabat negara yang hadir, seperti Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan, Pangdam III Siliwangi Mayjen Kosasih, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara pemakaman militer. Upacara yang diawali dengan pembacaan riwayat hidup Mayor Zulmi.









































