Pemadaman Lampu 1 Jam di DKI Menghemat Biaya Listrik Rp 134 Juta

1 hour ago 18

Pemadaman Lampu 1 Jam di DKI Menghemat Biaya Listrik Rp 134 Juta

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemerintah Provinsi Jakarta menyebut pemadaman lampu selama 60 menit semalaman secara serentak di Jakarta. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Aksi pemadaman lampu selama 60 menit yang dilaksanakan Sabtu (19/9) untuk memperingati Hari Ozon Sedunia pada Sabtu (19/9) telah mengurangi emisi karbon dan biaya listrik di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan berdasarkan rekapitulasi PLN UID Jakarta Raya hasil pemadaman lampu tersebut telah mengurangi emisi karbon sebanyak 74,23 ton CO?e.

"Aksi satu jam ini mengingatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari," kata Dudi di Jakarta, Minggu (20/9).

Menurut Dudi, aksi pemadaman lampu secara serentak pada Sabtu (19/9) pukul 20.30–21.30 WIB juga menghemat penggunaan listrik sebesar 92,79 megawatt-jam (MWh) dan menghemat biaya listrik Rp 134.271.696 menurut rekapitulasi PLN.

Penghematan listrik dari aksi pemadaman lampu pada Sabtu (19/9) meningkat 23,42 persen dibandingkan dengan aksi serupa dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup pada 13 Juni 2026, yang membuahkan penghematan listrik 75,18 MWh.

Dudi mengatakan capaian penghematan energi dan pengurangan selama aksi pemadaman lampu bisa menjadi penyemangat untuk membangun kebiasaan hemat energi secara berkelanjutan.

Menurut Dudi, setiap warga dapat berkontribusi pada upaya penghematan energi dan pengurangan emisi karbon dengan menggunakan listrik secara lebih bijak di rumah, tempat kerja, maupun tempat usaha.

Mematikan lampu yang tidak diperlukan dan menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhan merupakan langkah sederhana yang bisa dilakukan bersama. 

Aksi pemadaman lampu selama 60 menit yang dilaksanakan Sabtu (19/9) untuk memperingati Hari Ozon Sedunia pada Sabtu (19/9) telah mengurangi emisi karbon dan bia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |