jpnn.com, JAKARTA - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengaku keberatan terhadap keputusan I.League yang menghapus aturan wajib memainkan pemain U-23 mulai musim depan.
Menurutnya, regulasi itu justru penting untuk menjaga regenerasi pemain muda Indonesia.
Sebelumnya, Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, memastikan aturan minimal satu pemain U-23 bermain sebagai starter selama 45 menit dihapus pada kompetisi musim 2026/2027.
Artinya, klub tidak lagi diwajibkan menurunkan pemain muda sejak awal laga.
Namun keputusan tersebut rupanya tidak sepenuhnya disambut positif. Jan Olde secara tegas menilai regulasi pemain muda masih dibutuhkan untuk memberi kesempatan talenta muda berkembang di level tertinggi.
"Indonesia punya potensi besar. Yang dibutuhkan adalah kompetisi reguler usia 16 sampai 23 tahun agar pemain muda berkembang maksimal," ungkap Jan Olde.
Pernyataan itu sekaligus menunjukkan kekhawatiran sang pelatih terhadap masa depan regenerasi sepak bola Indonesia bila pemain muda kehilangan jam bermain di kompetisi elite.
Pandangan Jan Olde pun sejalan dengan pelatih Bali United, Johnny Jansen, yang sebelumnya juga tidak sepakat dengan penghapusan aturan U-23.







.jpeg)
































