PDIP Soroti Politik Ekologi dan Usul Kembalikan TKD

4 days ago 46

PDIP Soroti Politik Ekologi dan Usul Kembalikan TKD

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menerjunkan tim sukarelawan kesehatan dan armada bantuan, termasuk bus klinik berjalan dan truk laundry, untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung Barat. Foto: PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Di tengah rangkaian bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah, DPP PDI Perjuangan melalui Bidang Kesehatan dan BAGUNA menerjunkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak di Jawa Barat.

Bantuan berupa dua unit Mobil Pelayanan Kesehatan (Bus Klinik Berjalan) dengan fasilitas lengkap dilepas dari Kantor Megawati Institute, Jakarta Pusat, pada Sabtu (31/1), oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Seusai pelepasan bantuan, Hasto menanggapi tentang perlunya pencabutan efisiensi Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi daerah bencana. Hasto menyoroti pentingnya politik ekologi.

"Di dalam Rapat Kerja Nasional yang pertama, Partai menyoroti dorongan kebijakan kepada pemerintah terhadap pentingnya politik ekologi. Bagaimana kita harus melakukan perombakan secara menyeluruh setelah evaluasi terhadap kebijakan-kebijaan yang selama ini tidak membawa keadilan ekologis," ujar Hasto.

Ketua DPP PDIP Dedi Sitorus menyatakan dukungan agar TKD dikembalikan sepenuhnya.

"Dalam situasi anomali iklim seperti sekarang ini, seluruh pemerintah daerah harus bersiap siaga. Kami juga ingin mendorong tidak sekadar TKD, tetapi memang harus ada alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi daerah-daerah untuk persiapan tanggap bencana," kata Dedi.

Anggota Komisi II DPR RI ini menambahkan, efisiensi sebaiknya dialihkan ke program lain. "Seperti MBG saya kira bisa diefisienkan untuk mengembalikan anggaran yang membuat pemerintah daerah lebih berdaya," ujarnya. (tan/jpnn)


PDIP terjunkan bantuan kesehatan untuk korban banjir Jabar. Dalam wawancara, Sekjen Hasto bahas TKD, parliamentary threshold, hingga geopolitik.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |