Pasukan Perdamaian Diserang di Lebanon, Pemerintah Tuntut Penyelidikan Menyeluruh

7 hours ago 23

Pasukan Perdamaian Diserang di Lebanon, Pemerintah Tuntut Penyelidikan Menyeluruh

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Luar Negeri RI Sugiono. Foto: ANTARA/Mentari Dwi Gayati

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menuntut agar dilakukan investigasi secara menyeluruh penyerangan terhadap prajurit perdamaian di Lebanon.

Tiga prajurit Indonesia gugur saat sedang bertugas sebagai pasukan perdamaian yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Ketiganya adalah almarhum Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar; almarhum Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan; dan almarhum Kopda (Anm) Farizal Rhomadon.

“Kita menuntut supaya dilakukan investigasi menyeluruh karena ini adalah misi penjaga perdamaian,” ucap Menteri Luar Negeri Sugiono, pada Sabtu (4/4) malam.

Investigasi menjadi keharusan karena tidak seharusnya pasukan perdamaian mendapat serangan.

Sugiono menegaskan harus ada jaminan keamanan bagi para prajurit penjaga perdamaian.

They are peace keeping, not peace making. Mereka tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk membuat ataupun peace making ini,” kata dia.

Dia juga menekankan para penjaga perdamaian dilengkapi dan dilatih untuk menjadi perdamaian pada situasi damai.

Sugiono menegaskan harus ada jaminan keamanan bagi para prajurit penjaga perdamaian.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |