bali.jpnn.com, LOMBOK UTARA - Upaya meningkatkan kualitas layanan bantuan hukum di tingkat desa terus dilakukan.
Salah satunya melalui kegiatan Coaching Clinic Paralegal yang digelar pada Selasa (31/3) di aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Utara.
Kegiatan ini diikuti oleh para paralegal dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa se-Kabupaten Lombok Utara, dengan menghadirkan narasumber dari akademisi dan Kanwil Kemenkum NTB.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Utara, Atmajaa Gumbara, Kabid Penataan dan Administrasi Desa, Martha Efendy dan Ketua Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Mataram, Joko Jumadi.
Sebagai narasumber hadir perwakilan Kanwil Kemenkum NTB, Irwan Kusdiharto selaku Penyuluh Hukum Ahli Madya dan Hera Alvina Satriawan selaku Direktur Litigasi pada Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Mataram.
Martha Efendy menyampaikan bahwa coaching clinic ini bertujuan memberikan penguatan pemahaman sekaligus pendampingan teknis kepada para paralegal, khususnya dalam penyusunan laporan layanan bantuan hukum secara tepat dan tertib.
“Dengan pelaporan yang baik, pelaksanaan layanan bantuan hukum di tingkat desa dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujar Martha Efendy.
Materi pertama disampaikan oleh Hera Alvina Satriawan.





































