jpnn.com - ISTANBUL - Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar meminta Amerika Serikat dan Iran mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata setelah 14 hari. Adapun gencatan senjata Iran dan AS akan berakhir Rabu (22/4).
Dar menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Kuasa Usaha AS di Islamabad, Natalie Baker, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, Selasa (21/4).
Dar menekankan posisi konsisten Pakistan pada dialog dan diplomasi sebagai “satu-satunya jalan” untuk mengatasi tantangan, serta mencapai perdamaian dan stabilitas regional.
Dia juga menekankan perlunya pembicaraan antara AS dan Iran, serta menyerukan perpanjangan periode gencatan senjata.
Adapun Baker menyampaikan "apresiasi Washington atas peran konstruktif dan positif Pakistan dalam mempromosikan perdamaian regional dan memfasilitasi dialog”.
Ketegangan kembali meningkat di Timur Tengah setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Sebagai tanggapan, Iran menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di kawasan tersebut.
Pakistan menjadi tuan rumah perundingan antara AS dan Iran pada 11-12 April, setelah menengahi gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April, yang akan berakhir pada Rabu malam, waktu Washington.








































