Gempa M 7,7 NTT: Peringatan Tsunami Dicabut, BNPB Minta Masyarakat Tetap Menjauhi Pantai

3 hours ago 17

 Peringatan Tsunami Dicabut, BNPB Minta Masyarakat Tetap Menjauhi Pantai

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Personel Kantor SAR Maumere mengevakuasi korban bangunan roboh akibat guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) ANTARA/HO-Kantor SAR Maumere/aa.

jpnn.com - JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat tetap tenang dan menjauhi pantai pasca-gempa bumi dengan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabu (15/7) subuh.

"Melalui media ini, kami meminta masyarakat tetap tenang. Meski peringatan tsunami sudah dicabut, kami mengimbau masyarakat tetap menjauhi pantai saat ini sebelum nanti ada peringatan lain dari BMKG," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers daring di Jakarta, Sabtu (15/8).

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak memasuki gedung terutama gedung-gedung yang mengalami keretakan. "Karena ini berpotensi bahaya ketika ada gempa susulan," ungkap Berton.

BNPB mengonirmasi setidaknya sampai Sabtu pagi, dua orang meninggal dunia dampak dari gempa bumi  M 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, NTT, itu.

Berton mengatakan dua korban jiwa tersebut tercatat di kawasan Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka.

"Berdasarkan laporan pendahuluan, peristiwa gempa bumi berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yaitu satu laki-laki dan satu perempuan, serta satu orang mengalami luka-luka," kata Berton.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 07.30 WIB.

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan dan dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada masyarakat.

Gempa M 7,7 NTT, peringatan tsunami dicabut, BNPB minta masyarakat tetap menjauhi pantai.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |