jpnn.com, BANDUNG - Popularitas olahraga padel terus menanjak di Indonesia. Sejumlah arena padel bermunculan di berbagai kota, menandakan olahraga raket modern ini kian digemari masyarakat lintas usia dan gender.
Bandung menjadi salah satu kota yang paling agresif menyambut tren tersebut. Tak lagi sekadar aktivitas olahraga, padel kini menjelma sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat urban.
Melihat antusiasme yang terus tumbuh, Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Barat menggelar turnamen Team Showdown Jawa Barat 2026 - Bandung Raya Series.
Ajang ini berlangsung pada 7-8 Februari 2026 di The Grande Padel Society, Jalan Soekarno-Hatta No 337B, Kota Bandung.
Turnamen mempertandingkan dua format, yakni beregu (squad) dan pair competition dengan kategori Bronze Squad, Silver Squad, dan Gold Pair. Pada seri Bandung Raya, total peserta yang ambil bagian mencapai 28 pasangan, terdiri dari 15 pasangan Bronze, 8 pasangan Silver, dan 5 pasangan Gold.
Ketua PBPI Jawa Barat Mirza Yudinar menyebut turnamen ini menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan padel, khususnya di wilayah Jabar.
"Animo masyarakat terhadap padel sangat tinggi dan harus difasilitasi melalui kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan," kata Mirza ditemui seusai pembukaan, Sabtu (7/2).
Ia menegaskan, Team Showdown Jabar: Bandung Series bersifat terbuka dan tidak hanya diikuti atlet dari Jabar saja, tetapi juga dari berbagai daerah lain.






.jpeg)



































