jabar.jpnn.com, BEKASI - PT Dua Rimba Medtech Indonesia resmi mengoperasikan kantor dan fasilitas produksinya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (29/4/2026). Kehadiran perusahaan ini diharapkan dapat memperkuat lokalisasi manufaktur alat kesehatan, khususnya solusi perawatan luka modern di Indonesia.
Peresmian fasilitas ini turut dihadiri Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kementerian Kesehatan RI, Rizka Andalusia sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan industri alat kesehatan dalam negeri.
Direktur Utama PT Dua Rimba Medtech Indonesia, Hoesni I Karim mengatakan, kebutuhan perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Namun, tidak semua solusi yang ada saat ini dirancang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
“Karena itu, kami melihat pentingnya pengembangan dan manufaktur solusi perawatan luka modern di dalam negeri, agar lebih relevan dengan kebutuhan tenaga medis di Indonesia,” ujar Hoesni dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com.
Dia menjelaskan, perusahaan fokus mengembangkan produk modern wound dressing yang mampu menjaga keseimbangan kelembapan luka, melindungi area luka, serta meningkatkan kenyamanan pasien. Produk tersebut juga dirancang agar mudah digunakan dalam praktik klinis sehari-hari.
Selain itu, faktor iklim tropis Indonesia menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan produk, mengingat kondisi tersebut dapat memengaruhi efektivitas perawatan luka.
Fasilitas produksi PT Dua Rimba Medtech Indonesia di Cikarang telah mengantongi sejumlah sertifikasi, antara lain Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB), sertifikasi Halal, serta standar internasional ISO 13485 dari TUV SUD.
Dengan sertifikasi tersebut, Hoesni mengaku optimistis dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus menjangkau pasar regional. Langkah ini juga dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk alat kesehatan impor.






































