Nelayan Tenggelam di Sungai Aluh-Aluh Ditemukan Meninggal Dunia

1 day ago 29

Nelayan Tenggelam di Sungai Aluh-Aluh Ditemukan Meninggal Dunia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tim SAR Banjarmasin saat bersiap untuk melakukan pencarian orang tenggelam di Sungai Alun-Aluh, Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Humas Basarnas Banjarmasin

jpnn.com - BANJARMASIN - Seorang nelayan yang diduga tenggelam di Sungai Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Korban bernama Ardiansyah (61) dilaporkan hilang sejak Minggu sore (1/2) dan ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin pagi sekitar 20 meter dari titik awal korban tenggelam.

Korban ditemukan pada pukul 05.20 WITA setelah upaya pencarian intensif yang dilakukan sejak hari pertama laporan diterima oleh Kantor SAR Banjarmasin.

"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing sesuai prosedur," kata Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana di Banjarmasin, Senin (2/2).

Putu menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin dikerahkan ke lokasi kejadian dengan membawa berbagai peralatan pendukung, di antaranya rubber boat, aquaeye, serta perlengkapan selam untuk memaksimalkan pencarian di sungai.

Dalam pelaksanaan operasi, ucapnya, Tim SAR gGabungan menghadapi sejumlah kendala, seperti akses jalan menuju lokasi kejadian yang terendam banjir, serta arus sungai yang cukup deras.

Meski demikian, jelasnya, koordinasi antara unsur SAR, aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat setempat terus dilakukan guna memperluas area pencarian.

Nelayan tenggelam di Sungai Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalsel, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |