jpnn.com, JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansah menilai Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sudah berbicara melampaui kewenangan ketika membahas perombakan direksi Himpunan Bank Negara (Himbara).
"Mengindikasikan pertama Pak Sjafrie sudah membuat pernyataan yang di luar tupoksi. Kalau dalam istilah sepak bola offside itu," kata Trubus kepada awak media, Minggu (1/2).
Dia mengatakan pernyataan Sjafrie menunjukkan alumnus Akmil 1974 itu terkesan mengobok-obok urusan pihak lain.
"Sepertinya Pak Sjafrie ini bermain api. Jadi dia mencoba mengobok-obok di luar kewenangannya," ungkap dia.
Trubus mengatakan Sjafrie dengan membuat pernyataan di luar tugas, terkesan jadi pejabat yang mencari panggung dan mencoba mengintervensi pihak lain.
"Jadi ini Pak Sjafrie ini sepertinya bukan hanya mencari panggung, tetapi mencoba mengintervensi berbagai kepentingan di luar kepentinganya," ujar dia.
Trubus menyarankan agar internal pemerintah segera mengantisipasi pernyataan Sjafrie yang dinilai kontroversi tersebut.
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dan instrumen lainnya diminta segera mengeluarkan pernyataan resmi agar pernyataan kontroversial tidak menimbulkan polemik.












































