jpnn.com, JAKARTA - Ketua umum Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) Tengku Hj Nurliyana Habsjah Sapuan mendorong DPD PPEKRAF Sumatera Barat terus berkreasi agar produk-produk ekonomi kreatif daerah bisa tampil di pasar nasional dan internasional.
Produk ekonomi kreatif Indonesia secara motif dan kualitas tidak kalah dengan asing.
"Pasalnya, kita punya kearifan lokal yang tidak dimiliki asing. Jadi ini sebuah keunggulan daerah," kata Tengku Hj Nurliyana seusai melantik Ketua DPD PPEKRAF Sumatera Barat, Maria Feronika di Padang Panjang, Minggu (3/5/2026).
Seperti diketahui, istri Wali Kota Padang Panjang, Maria Feronika resmi menjabat Ketua DPD Sumbar Periode 2026-2028.
"Saya melihat bahwa PPEKRAF SUMBAR bisa bersinergi dengan kegiatan Sumbar Creative Economy Festival (SCF) yang sudah berjalan baik," ujarnya.
Menurut Liya-sapaan akrabnya, bahwa pelantikan ini sekaligus mengambil momentum peringatan Hari Kartini.
"Semangat Kartini telah menyebar ke seluruh Nusantara, termasuk di Sumbar. Kartini-Kartini modern memberi warna kemajuan industri ekonomi kreatif," terang Liya yang juga menjadi Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS).
"Alhamdulillah, agar kaun perempuan yang memiliki kreatifitas bisa mendapat suppor dan begitu juga denga anak anak Gen Z," tuturnya.










































