jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membuktikan ketangguhan strateginya dengan mencatatkan pertumbuhan laba bersih double digit sepanjang 2025. Perusahaan telekomunikasi raksasa itu berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp 56,5 triliun, sebuah capaian yang menegaskan tren pertumbuhan kuat dan berkelanjutan di industri digital tanah air.
Memasuki penghujung tahun, Indosat menunjukkan akselerasi yang signifikan. Pada kuartal terakhir 2025 saja, perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 9 persen secara quarter-on-quarter, dengan perolehan mencapai Rp 15,36 triliun.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan momentum kuat ini merupakan hasil dari kombinasi efisiensi dan inovasi.
"Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat, peningkatan profitabilitas, dan kinerja laba bersih yang solid," ungkapnya dalam keterangan resmi pada Selasa (10/2).
Salah satu indikator kesehatan bisnis Indosat terlihat dari kenaikan rata-rata pendapatan per pelanggan atau Average Revenue Per User (ARPU). Pada 2025, ARPU Indosat tercatat tumbuh progresif hingga mencapai Rp 44 ribu.
Menurut Vikram, angka tersebut berhasil dicapai berkat implementasi teknologi terbaru.
Penggunaan personalisasi berbasis AI memungkinkan perusahaan memberikan layanan yang lebih relevan bagi tiap individu pelanggan, didukung oleh penguatan jaringan yang masif di berbagai wilayah.
Menatap ke depan, Vikram menekankan bahwa Indosat tidak hanya fokus pada angka, tetapi juga pada penguatan fondasi perusahaan.







































