jpnn.com, CIANJUR - Kurir paket bernama Abdul Qudus (24) babak belur akibat dikeroyok.
Korban warga Kecamatan Pasirkuda dianiaya oleh tiga orang.
Ketiga pelaku ditangkap setelah petugas menerima laporan resmi dari korban pengeroyokan dan melakukan penyelidikan serta meminta keterangan saksi.
"Akibat perbuatan para pelaku membuat korban yang sehari-hari bekerja sebagai kurir paket mengalami luka serius, pengeroyokan yang dilakukan dipicu masalah pengiriman dan pembayaran paket dengan sistem bayar di tempat atau Cash on Delivery (COD)," kata Kapolsek Tanggeung AKP Dedi Suryaman, Jumat.
Dia menjelaskan dua orang pelaku RZ dan AR ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan, sedangkan NR ditangkap dalam perjalanan saat hendak melarikan diri, sehingga ketiganya digiring ke Polsek Tanggeung.
Di hadapan petugas, para pelaku mengatakan aksi pengeroyokan yang dilakukan karena tersinggung dengan pesan singkat dari korban pada ibunya karena tidak ada di rumah saat mengantarkan paket, sehingga mereka nekat melakukan penganiayaan.
"Korban mengirim pesan singkat melalui WhatsApp karena pemilik paket tidak ada di rumah, namun pelaku yang membaca pesan tersebut merasa tersinggung sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban," katanya.
Seperti diberitakan seorang kurir paket di Kecamatan Pasirkuda Abdul Qudus, menderita luka serius akibat dikeroyok tiga orang pria yang mengaku merasa tersinggung dengan pesan singkat yang di kirim pada ibunya karena saat hendak mengantarkan paket tidak berada di rumah.












































