jpnn.com - JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap kendala operasional pada sejumlah Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dudung menyampaikan kendala operasional KDMP yang merupakan temuan dari hasil evaluasi Kantor Staf Presiden (KSP), seusai bertemu Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa.
Di kantor Agrinas Pangan Nusantara, Dudung memaparkan sejumlah temuan KSP, di antaranya kendala alur rantai pasok (supply chain) barang.
“Kendala-kendalanya adalah sistem supply chain. Yang paling dominan adalah barang-barang dari subsidi, seperti beras, minyak, kemudian gas, kemudian pupuk, gula dan sebagainya. Nah, ini yang selama ini kita lihat dan terjadi hambatan. Saya tentunya yang menyelesaikan bottleneck, jadi sumbatan-sumbatan yang ada," kata Kepala Staf Kepresidenan seusai pertemuan dengan Dirut Agrinas Pangan di Jakarta, Senin (14/9).
Menurut Dudung, persoalan tersebut harus dibahas bersama-sama dengan lembaga dan pihak terkait lainnya.
Oleh karena itu, Kantor Staf Presiden pun menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Indofood, Pupuk Indonesia, dan Pertamina Patra Niaga.
Agenda utama rapat tersebut nantinya akan membahas sistem rantai pasok barang Koperasi Merah Putih.
"Artinya, sekali supply jangan kemudian akhirnya terhenti. Nah, ini yang akhirnya terjadi sumbatan-sumbatan atau hambatan-hambatan di lapangan," kata Dudung Abdurachman.


















.jpeg)





























