bali.jpnn.com, DENPASAR - Penangkapan buron Interpol Steven Lyons alias SL, 45, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (28/3) lalu ternyata sangat terencana.
Bos organisasi kriminal transnasional berskala besar asal Skotlandia, tetapi berkewarganegaraan Inggris ini ditangkap setelah pesawat Singapore Airlines rute Singapura – Denpasar landing di Bandara Gusti Ngurah Rai.
“Keberhasilan penangkapan ini bermula dari pertukaran informasi intelijen yang presisi antara negara anggota Interpol,” ujar Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya, Selasa (31/3).
Menurut Kapolda Bali, pada Sabtu, 28 Maret 2026, NCB-Interpol Indonesia menerima notifikasi dari NCB Abu Dhabi mengenai pergerakan Steven Lyons yang sedang menuju Indonesia.
Divhubinter Polri segera menginstruksikan Polda Bali dan pihak Imigrasi Ngurah Rai untuk melakukan pencegatan di titik kedatangan.
Pukul 11.58 WITA, Sabtu (28/3), pesawat Singapore Airlines yang membawa tersangka Steven Lyons mendarat di Bandara Gusti Ngurah Rai, Bali.
Tim gabungan langsung melakukan identifikasi dan penahanan sesaat setelah target terdeteksi di area kedatangan internasional.
“Proses penangkapan berlangsung cepat, terukur, dan tanpa perlawanan dari tersangka,” kata Irjen Daniel Adityajaya.








































