KPK Periksa Kepala Kantor PT Semen Padang Soal Jalan Layang Riau

1 hour ago 14

KPK Periksa Kepala Kantor PT Semen Padang Soal Jalan Layang Riau

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang Kepala Kantor PT Semen Padang Riau sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan jalan layang di Provinsi Riau. FOTO: Ilustrasi: arsip JPNN.com/Ricardo

jpnn.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang Kepala Kantor PT Semen Padang Riau sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan jalan layang di Provinsi Riau.

"Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama JJ selaku Kepala Kantor PT Semen Padang Riau," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (5/5).

Berdasarkan catatan KPK, saksi JJ memenuhi panggilan lembaga antirasuah tersebut dengan tiba pada pukul 08.18 WIB. Selain itu, Budi mengatakan KPK memanggil seorang pihak swasta berinisial MLI sebagai saksi kasus tersebut.

Sebelumnya, KPK pada 10 Januari 2025 menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan jalan layang Simpang Jalan Tuanku Ambusai-Jalan Soekarno Hatta di lingkungan Pemprov Riau tahun anggaran 2018. Para tersangka tersebut adalah Kepala Bidang Pembangunan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Riau sekaligus kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen berinisial YN, konsultan perencana berinisial GR, Direktur Utama PT Semangat Hasrat Jaya berinisial TC, Direktur PT Sumbersari Ciptamarga berinisial ES, serta Kepala PT Yodya Karya Cabang Pekanbaru berinisial NR.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima tersangka tersebut adalah Yunannaris, Gusrizal, Triandi Chandra, Elpi Sandra, dan Nurbaiti. Dalam perkara itu, diduga telah terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp60,8 miliar dari nilai kontrak sebesar Rp159,3 miliar. (antara/jpnn)

KPK periksa saksi kasus dugaan korupsi jalan layang Riau dengan kerugian negara Rp60,8 miliar.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |