jpnn.com, JAKARTA - LOB 2 and PR Group Manager PT. Bintang Toedjoe Andry Mahyudi menyatakan pergantian musim membuat daya tahan tubuh kerap kali drop.
BMKG menjelaskan bediding melanda sebagian selatan Indonesia yang banyak pemukiman dataran tinggi.
Ditambah dengan minimnya tutupan vegetasi yang berfungsi menjaga kelembapan udara dan mencegah perubahan suhu drastis, laporan bediding banyak dirasakan di wilayah tersebut. Diperkirakan, bediding akan dialami hingga September 2025.
Cuaca yang bisa berubah drastis karena pancaroba serta bediding membawa sejumlah risiko kesehatan, terutama pada pernapasan.
Karena kelembapan udara yang rendah, tubuh jadi lebih rentan iritasi, terutama bagi mereka yang jarang bergerak aktif atau memiliki daya tahan tubuh rendah. Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yang sering diawali dengan batuk berkepanjangan.
Mulai dari batuk kering, berdahak, hingga radang tenggorokan, risiko ISPA bisa menimpa siapapun tanpa pandang usia. Di tengah situasi tersebut, penting untuk menjaga kebugaran tubuh agar sistem pernapasan tetap optimal.
"Melihat fenomena ini, solusi herbal batuk Komix mengajak generasi muda untuk tetap aktif setiap hari," ungkap Andry dikutip, Senin (4/8).
Salah satu kampanye, kata Andry dengan menggelar Komix Herbal POTEK Dance Fest.