Komisi VII DPR Dorong Pariwisata PIK2 Tetap Inklusif dan Berkelanjutan

1 week ago 35

Komisi VII DPR Dorong Pariwisata PIK2 Tetap Inklusif dan Berkelanjutan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty. Foto: Source for JPNN.

jpnn.com - TANGERANG - Pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) oleh Agung Sedayu Group (ASG) di Kabupaten Tangerang, Banten, sebagai destinasi pariwisata urban terus bergerak maju. Seiring perkembangan itu, muncul pula kebutuhan untuk memastikan pembangunan berskala besar tersebut tetap berada dalam koridor kepentingan publik. 

Hal itulah yang mendorong Komisi VII DPR melakukan kunjungan kerja spesifik ke kawasan wisata PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (5/2/2026). Kunker tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap pengembangan sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. 

Dari paparan pengelola hingga peninjauan lapangan, Komisi VII DPR RI menilai ekosistem pariwisata PIK2 telah berjalan dan menunjukkan kemajuan. Wakil

Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty yang memimpin kunker tersebut menyampaikan apresiasinya atas pengelolaan kawasan PIK2 yang dinilai mampu mengintegrasikan pariwisata, perdagangan, dan aktivitas ekonomi dalam satu kawasan urban terpadu.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana ekosistem pariwisata di PIK2. Dari paparan dan peninjauan lapangan, ekosistemnya sudah berjalan,” kata Evita.

Meski demikian, legislator PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa penguatan tetap diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas, terutama oleh masyarakat sekitar dan pelaku UMKM kecil.

Menurut Evita, keterlibatan UMKM di kawasan PIK2, khususnya di sejumlah destinasi wisata, memang sudah terlihat.

Namun, DPR mendorong kian banyak UMKM kecil yang hadir di PIK2. Dengan demikian, yang mendominasi bukan UMKM kelas menengah.

Pengembangan kawasan PIK2 oleh Agung Sedayu Group (ASG) di Kabupaten Tangerang, Banten, sebagai destinasi pariwisata urban terus bergerak maju.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |