jpnn.com, JAKARTA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mencatat tujuh agenda prioritas yang perlu diselesaikan bos baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah proses penunjukan.
Diketahui, pemerintah telah menunjuk Friderica Widyasari Dewi selaku Ketua dan Wakil Ketua OJK pengganti Mahendra Siregar.
Kemudian, pemerintah juga menunjuk Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK).
Pertama, kata dia, bos baru OJK perlu membangun kepercayaan pasar dengan tetap menunjukan independensi.
"Satu fondasi utama kepercayaan pasar, bahwa OJK harus tetap independen, dan profesional dalam setiap pengambilan keputusannya," kata Said kepada awak media, Minggu (1/2).
Kedua, kata dia, OJK ke depan perlu membuat porsi yang lebih besar terhadap kebijakan free float menjadi 15 persen.
"Ada baiknya OJK semakin memberi porsi lebih besar untuk kebijakan free float," kata dia.
Berikut tujuh catatan yang disampaikan Said soal prioritas kerja para bos OJK setelah ditunjuk pada Sabtu (31/1):












































