jpnn.com - Herman Budianto, satu dari sembilan WNI yang sempat diculik Israel, mengaku bersyukur bisa kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat pada Minggu (24/5) ini.
"Mengucapkan alhamdulillah, puji Allah SWT, kami diberikan keselamatan sampai dengan sekarang ini," kata Herman ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Diketahui, sembilan WNI yang ikut misi Global Sumud Flotilla 2.0 sempat diculik Israel dari perairan internasional pada Senin (18/5).
Para WNI berada di perairan internasional untuk melaksanakan misi kemanusiaan menyalurkan bantuan bagi warga di Gaza, Palestina.
Namun, kapal yang mereka tumpangi diintersep otoritas Israel dan para sukarelawan diculik, lalu ditahan di sebuah tempat.
Herman mengaku menerima penyiksaan yang disebutnya brutal dan keji selama empat hari menjadi tahanan otoritas Israel.
"Mulai proses penculikan sampai dengan proses yang panjang, sekitar empat hari melakukan penyiksaan-penyiksaan tadi," katanya.
Herman mengatakan sekitar 40 orang dengan sembilan di antaranya WNI diculik otoritas Israel dari perairan internasional.





.jpeg)
































