bali.jpnn.com, SUMBAWA - Pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat daya saing UMKM dan ekonomi kreatif.
Oleh karena itu, Kanwil Kemenkum NTB mematangkan persiapan Sosialisasi dan Pendampingan Kekayaan Intelektual bagi UMKM dan Seniman Kabupaten Sumbawa yang akan digelar Jumat (18/9) mendatang.
Persiapan kegiatan dibahas melalui koordinasi di Kantor Bupati Sumbawa dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Selasa (15/9) kemarin.
Kakanwil Kemenkum NTB I Gusti Putu Milawati berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo.
Kakanwil Milawati menyampaikan rencana kegiatan sekaligus memohon dukungan Pemkab Sumbawa termasuk penggunaan Aula Kantor Bupati sebagai lokasi kegiatan dan dukungan narasumber dengan materi “Kekayaan Intelektual sebagai Penggerak Daya Saing UMKM dan Ekonomi Kreatif Sumbawa.”
Koordinasi juga dilakukan Kadiv Pelayanan Hukum Anna Ernita bersama Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Adi Nusantara.
Pembahasan difokuskan pada kesiapan peserta, khususnya pelaku UMKM yang belum pernah memperoleh sosialisasi atau pendampingan Kekayaan Intelektual.
Dalam koordinasi tersebut, Kepala Dinas menyampaikan bahwa kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pelindungan Merek masih perlu diperkuat.














































