jpnn.com - BANDUNG - Persib Bandung mencetak sejarah di liga Indonesia setelah memastikan meraih juara untuk ketiga kali berturut-turut sejak 2024.
Maung Bandung -julukan Persib, menyegel gelar juara, setelah bermain imbang tanpa gol dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Tidak ada satu pun gol yang tercipta, pertandingan berjalan ketat, tetapi tuan rumah bisa memastikan diri menjadi kampiun liga kasta tertinggi di Indonesia.
Sejarah yang dibuat Persib, tidak terlepas dari peran Bojan Hodak selaku pelatih.
Datang di pertengahan musim 2024, pelatih asal Kroasia itu mampu mengangkat Persib yang saat itu terpuruk di papan bawah klasemen.
Tanpa banyak merombak pemain racikan pelatih lama, Luis Milla, di musim pertamanya Hodak berhasil membawa Persib meraih juara setelah satu dekade penantian.
Hodak mengatakan, tidak ada yang dipikirkan selepas hattrick juara yang dia berikan untuk Bobotoh. Hanya sebuah keinginan penting untuk dirinya dan seluruh awak Persib.
"Hal pertama dalam benak saya ketika laga ini usai, musim yang membuat semua kelelahan. Kami sekarang ingin segera berlibur," kata Hodak seusai pertandingan, Sabtu (23/5) malam.







































