jpnn.com, PALEMBANG - Kopi robusta Pagaralam kembali memperkuat posisinya di pasar internasional dengan menembus pasar Sydney, Australia.
Sebanyak 8,8 ton kopi diberangkatkan setelah mendapatkan jaminan kesehatan tumbuhan dari Karantina Sumatera Selatan guna mendapatkan standar kualitas dan keamanan nabati global terpenuhi.
Kepala Karantina Sumatera Selatan Sri Endah Ekandari menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan dan pengujian laboratorium menunjukkan kopi robusta Pagaralam tersebut dinyatakan bebas dari Trogoderma spp.
“Karantina Sumsel memastikan setiap komoditas ekspor memenuhi persyaratan teknis negara tujuan. Jaminan kesehatan ini penting untuk menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia,” sampai Endah, Kamis (29/1/2026).
Kata Endah, ekspor kopi ini juga mencerminkan potensi besar daerah Pagaralam sebagai sentra penghasil kopi berkualitas.
Dukungan pengawasan karantina yang ketat sejak sebelum pengiriman menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan komoditas agar dapat diterima di pasar global.
"Melalui ekspor kopi robusta ke Australia ini, Karantina Sumsel berkomitmen terus mendukung pelaku usaha dan petani dalam memperluas akses pasar internasional. Diharapkan keberhasilan ini dapat mendorong peningkatan nilai tambah, kesejahteraan petani kopi, serta kontribusi positif terhadap perekonomian daerah Sumatera Selatan," kata Endah. (mcr35/jpnn)













































