jpnn.com - BANDAR LAMPUNG - Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menyatakan tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan atau pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun pencurian dengan pemberatan (curat).
Irjen Helfi memerintahkan seluruh jajaran menembak di tempat terhadap pelaku pembegalan.
“Saya sudah perintahkan, tembak di tempat, pelaku begal tembak di tempat," kata Kapolda Irjen Helfi Assegaf di Mapolda Lampung, Jumat (15/5).
Jenderal bintang dua itu mengatakan langkah tersebut diambil karena pelaku pembegalan sudah sangat meresahkan masyarakat Lampung.
Oleh karena itu, tegas dia, tindakan tegas dan terukur perlu diberlakukan kepada mereka.
"Saya sudah instruksikan hal ini kepada jajaran. Ini bakal kami buktikan silahkan saja yang ingin coba," ungkapnya.
Menurut dia, begal melakukan aksinya bukan lagi untuk masalah perut tetapi kebanyakan hasil dari curanmor dipakai untuk membeli narkoba.
"Mereka ini melakukan pencurian untuk dibelikan narkoba bukan untuk perut," kata dia.











































