jpnn.com, ACEH - Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh mencatatkan capaian kinerja positif sepanjang 2025.
Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh Bier Budy Kismulyanto mengungkapkan capaian tersebut, baik pada aspek penerimaan negara maupun pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai.
Dia menyampaikan pada sektor penerimaan, Kanwil Bea Cukai Aceh berhasil merealisasikan penerimaan bea masuk, cukai, dan bea keluar sebesar Rp 561,64 miliar.
Capaian tersebut terdiri atas bea masuk sebesar Rp 458,77 miliar, cukai sebesar Rp 12,21 miliar, serta bea keluar sebesar Rp 90,66 miliar atau mencapai 119 persen dari target penerimaan yang ditetapkan dalam APBN 2025.
Selain itu, kontribusi Kanwil Bea Cukai Aceh terhadap penerimaan negara juga tercermin dari penerimaan Pajak Dalam Rangka Impor dan Ekspor (PDRI) yang mencapai Rp 1,67 triliun.
Dengan demikian, total kontribusi Kanwil Bea Cukai Aceh terhadap penerimaan negara sepanjang tahun 2025 tercatat sekitar Rp 2,2 triliun.
Di bidang pengawasan, lanjut Bier, Kanwil Bea Cukai Aceh terus memperkuat perannya sebagai community protector.
Sepanjang 2025, tercatat 758 kali penindakan dengan hasil pengamanan sebanyak 14,7 juta batang rokok ilegal yang berpotensi merugikan penerimaan negara dan membahayakan masyarakat.























.jpeg)
















