jpnn.com, PEKANBARU - Kesemrawutan jaringan kabel fiber optik di Kota Pekanbaru kerap memakan korban.
Kabel yang menjuntai rendah di sejumlah ruas jalan dilaporkan telah menyebabkan kecelakaan dan melukai warga memicu desakan agar pemerintah kota segera bertindak tegas demi keselamatan publik.
Berdasarkan data inventarisasi dan laporan masyarakat sepanjang 2024 hingga 2025, sejumlah insiden serius terjadi akibat kabel optik yang dipasang tidak sesuai standar.
Salah satunya menimpa seorang siswi SMA di Jalan Inpres, Kecamatan Marpoyan Damai pada November 2025.
Korban mengalami luka di leher dan tangan setelah tersangkut kabel fiber optik yang menjuntai rendah di badan jalan .
Kasus serupa juga terjadi di Jalan Permadi I, Kecamatan Binawidya, Juli 2024.
Seorang perempuan muda terjerat kabel optik saat berkendara di malam hari hingga mengalami luka serius di bagian leher dan harus menjalani tindakan medis.
Insiden lainnya melibatkan dua pelajar di Jalan SM Amin yang terjatuh dari sepeda motor akibat kabel melintang putus di jalan raya pada Agustus 2023.















































