JK Didorong Bicara Langsung kepada Prabowo

7 hours ago 24

JK Didorong Bicara Langsung kepada Prabowo

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Waketum PAN sekaligus Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay menyoroti adanya banyak tokoh yang ingin memberikan saran dan kritik kepada Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu menurutnya sangat baik dan perlu diapresiasi. Apalagi, saran dan kritik yang disampaikan benar-benar sesuai dengan fakta dan aspirasi masyarakat.

"Pak Prabowo sangat senang mendengar saran dan kritik. Malah beliau sering mengundang para tokoh untuk berdiskusi di istana. Ada yang dari kalangan birokrat, ulama dan tokoh agama, guru besar, media massa, aktivis, dan berbagai elemen lainnya," kata Saleh.

Menurut Saleh, setiap pertemuan yang dilakukan presiden selalu diisi dengan diskusi. Bahkan, tidak hanya mereka yang ke istana yang mengetahui isi pertemuan, masyarakat luas pun dapat mengikutinya melalui siaran televisi.

"Ini menandakan kerendahan hati Prabowo untuk selalu bersama dengan seluruh komponen masyarakat dalam menata pembangunan ke depan," ucapnya.

Dalam konteks keterbukaan seperti ini, Saleh menilai sudah sepatutnya Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, sebagai salah seorang tokoh bangsa menyempatkan diri untuk bertemu Prabowo secara langsung di istana.

"Apa pun saran, masukan, dan bahkan kritik yang ingin disampaikan akan lebih pas untuk diutarakan di hadapan orangnya. Saya yakin Prabowo akan senang bertemu dengan tokoh sekaliber Pak Jusuf Kalla. Itulah sebabnya, saya dengar, Pak JK selalu diundang juga ke istana," tuturnya.

Saleh menilai Pak JK itu tokoh hebat, tidak hanya menguasai bisnis, tetapi juga sangat mengerti politik dan birokrasi. Hal itu tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga sampai ke manca negara.

Waketum PAN Saleh Partaonan Daulay menyarankan Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menyampaikan langsung saran dan kritik kepada Presiden Prabowo Subianto.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |