Jibor Undur Diri, BI Andalkan Indonia Jadi Acuan Suku Bunga Baru

1 day ago 24

Jibor Undur Diri, BI Andalkan Indonia Jadi Acuan Suku Bunga Baru

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Taklimat Media Bank Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1). Foto: Romaida/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Bank Indonesia resmi menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (Jibor) mulai 1 Januari 2026, dan menggantinya dengan Indonesia Overnight Index Average (Indonia).

Adapun Indonia adalah suku bunga acuan Rupiah yang dihitung berdasarkan transaksi aktual pinjam-meminjam antarbank. 

Kepala Grup Departemen Pengembangan Pasar Keuangan (DPPK) BI, Arief Rachman mengungkapkan Indonia hadir sebagai benchmark reform dalam pasar keuangan di Indonesia, terutama terkait pengembangan pricing (penetapan harga). 

Dengan berbasis transaksi aktual, Indonia dinilai lebih akurat, objektif, dan mencerminkan kondisi likuiditas pasar secara riil. 

"Jadi dalam BPPU, itu ada 3 P dan 1 I, produk, pricing, partisipan, dan infrastruktur. Indonia merupakan salah satu pengembangan pricing yang kredibel," kata Arief Rachman di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1). 

Arief menegaskan Indonia bagian dari reformasi suku bunga acuan yang sejalan dengan praktik terbaik global, guna memperkuat pendalaman pasar keuangan Indonesia.

Melalui reformasi tersebut, pelaku di pasar keuangan diharapkan dapat melakukan transaksi di pasar keuangan dengan harga kredibel dan transparan. 

"Jadi, kami harapkan di pasar keuangan kita, Indonia dapat menjadi satu-satunya acuan harga di pasar keuangan yang kredibel berdasarkan harga transaksi yang terjadi di pasar," imbuhnya. 

Bank Indonesia resmi menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (Jibor) mulai 1 Januari 2026, dan menggantinya dengan Indonia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |