jpnn.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tidak ada kematian baru akibat wabah hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar yang dilaporkan sejak 2 Mei.
Sementara itu, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut risiko kesehatan masyarakat global tetap rendah.
Dala sebuah unggahan di akun media sosial X, Ghebreyesus menyampaikan bahwa total 11 kasus telah dilaporkan ke badan tersebut hingga 12 Mei.
Menurut Ghebreyesus, delapan dari kasus tersebut telah dikonfirmasi secara laboratorium sebagai infeksi yang disebabkan virus Andes.
Hantavirus adalah penyakit langka yang biasanya ditularkan melalui hewan pengerat yang terinfeksi atau kotorannya.
Meski strain yang bertanggung jawab atas wabah ini, virus Andes, juga dapat menyebar antarmanusia melalui kontak dekat yang berkepanjangan, seringkali di lingkungan tertutup.
Dia menambahkan bahwa satu kasus tambahan masih dalam pengujian laboratorium lebih lanjut.
"WHO terus menilai risiko terhadap populasi global sebagai rendah," kata Ghebreyesus.











































