Hingga April 2026 Laba Superbank Melesat, Grab Bakal Konsolidasi Keuangan

3 weeks ago 77

Hingga April 2026 Laba Superbank Melesat, Grab Bakal Konsolidasi Keuangan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Superbank catat laba sebelum pajak Rp 142 miliar hingga April 2026 dan Grab perkuat komitmen jangka panjang melalui rencana konsolidasi keuangan Superbank. Foto: Superbank

jpnn.com, JAKARTA - PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS Bank, melanjutkan momentum pertumbuhan bisnis yang kuat pada awal kuartal kedua 2026.

Hingga April 2026, Superbank membukukan Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax/PBT) sebesar Rp 142 miliar, tumbuh signifikan 1.528,8% secara tahunan (Year-on-Year/YoY).

Kinerja positif ini mencerminkan keberhasilan strategi pertumbuhan berbasis ekosistem yang dijalankan secara disiplin dan prudent pasca IPO pada Desember 2025.

Pertumbuhan bisnis Superbank terus didorong oleh ekspansi yang kuat di berbagai lini utama. Total aset meningkat 71,5% YoY menjadi Rp24,0 triliun, sejalan dengan penyaluran kredit yang mencapai Rp12,2 triliun atau tumbuh 55,4% YoY.

Pertumbuhan kredit ini salah satunya ditopang oleh makin luasnya penetrasi produk Pinjaman Atur Sendiri (PAS) melalui berbagai touchpoint strategis dalam ekosistem digital.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 98,4% YoY menjadi Rp15,1 triliun, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan inovasi Superbank.

Sementara itu, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) meningkat 84,5% YoY menjadi Rp671 miliar, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang sehat dan efisiensi operasional berbasis digital-first. Momentum pertumbuhan ini juga diperkuat oleh semakin dalamnya integrasi Superbank dengan ekosistem digital para pemegang sahamnya.

Superbank terus menghadirkan layanan perbankan yang seamless dan relevan bagi kebutuhan nasabah melalui berbagai inovasi berbasis ekosistem, termasuk peluncuran ‘Kartu Untung’ bersama KakaoBank serta integrasi PAS yang kini memungkinkan pengguna dalam ekosistem Grab dan OVO mengakses layanan pinjaman secara langsung tanpa perlu berpindah aplikasi atau mengunduh aplikasi Superbank secara terpisah.

Superbank catat laba sebelum pajak Rp 142 miliar hingga April 2026 dan Grab berencana konsolidasi keuangan Superbank.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |