Harga Emas Terus Meroket, Pakar Unmul Ingatkan Masyarakat Kaltim Tidak Terjebak FOMO

5 days ago 27

Jumat, 30 Januari 2026 – 11:36 WIB

Harga Emas Terus Meroket, Pakar Unmul Ingatkan Masyarakat Kaltim Tidak Terjebak FOMO - JPNN.com Kaltim

Pakar Ekonomi Unmul Felisitas Defung mengingatkan masyarakat Kaltim tidak terjebak FOMO di tengah tren terus meroketnya harga emas. Ilustrasi. Foto: Edo Purmana/Antara

kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - Pakar ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Felisitas Defung mengingatkan masyarakat Kaltim agar tidak terjebak fenomena tak mau ketinggalan alias fear of missing out (FOMO).

Pesan ini disampaikan Felisitas Defung di tengah tren terus meroketnya harga emas yang dipicu kondisi geopolitik serta ekonomi global.

"Bagi investor pemula, perlu berhati-hati jangan sampai hanya terpicu oleh harga yang sedang bagus, karena investasi emas itu sifatnya jangka panjang dan bukan untuk sekadar mengejar keuntungan sesaat," pesan Defung, Jumat (30/1).

Per hari ini, Jumat (30/1), harga emas di pasaran terpantau cukup tinggi, seperti produk Galeri24 yang dibanderol Rp 3,26 juta per gram serta produk UBS yang menyentuh angka Rp 3,27 juta per gram.

Defung menilai minat generasi milenial hingga Gen Z terhadap emas meningkat drastis akibat bombardir informasi di media sosial yang terus-menerus menampilkan grafik kenaikan harga harian secara masif.

"Kehadiran platform investasi digital memang mempermudah masyarakat untuk membeli emas mulai dari nominal kecil, misalnya Rp 500 ribu, tanpa harus terpaku pada pembelian fisik seberat satu gram," ungkapnya.

Kendati menawarkan kemudahan, masyarakat diminta waspada terhadap aplikasi investasi bodong dan wajib memastikan platform tersebut telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Defung menambahkan investasi digital cocok bagi generasi muda yang mengutamakan kepraktisan, namun investasi fisik tetap memiliki keunggulan bagi mereka yang merasa lebih aman memegang aset secara langsung meskipun membutuhkan biaya penyimpanan tambahan.

Pakar Ekonomi Unmul Felisitas Defung mengingatkan masyarakat Kaltim tidak terjebak FOMO di tengah tren terus meroketnya harga emas

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News

Read Entire Article
| | | |