Harga Emas Melonjak, Pakar Imbau Investor Pemula Berhati-hati

5 days ago 39

Harga Emas Melonjak, Pakar Imbau Investor Pemula Berhati-hati

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pakar mengungkapkan saat ini tren harga emas sedang mengalami lonjakan di tengah kondisi geopolitik serta ekonomi global. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pakar ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Felisitas Defung mengungkapkan saat ini tren harga emas sedang mengalami lonjakan di tengah kondisi geopolitik serta ekonomi global.

Namun, dia mengimbau masyarakat agar tidak terjebak fenomena tak mau ketinggalan atau fear of missing out (FOMO).

 "Bagi investor pemula, perlu berhati-hati jangan sampai hanya terpicu oleh harga yang sedang bagus karena investasi emas itu sifatnya jangka panjang dan bukan untuk sekadar mengejar keuntungan sesaat," kata Defung di Samarinda, Jumat.

 Per hari ini harga emas di pasaran terpantau cukup tinggi, seperti produk Galeri24 yang dibanderol Rp 3,26 juta per gram serta produk UBS yang menyentuh angka Rp3,27 juta per gram.

 Defung menilai minat generasi milenial hingga Gen Z terhadap emas meningkat drastis akibat bombardir informasi di media sosial yang terus-menerus menampilkan grafik kenaikan harga harian secara masif.

"Kehadiran platform investasi digital memang mempermudah masyarakat untuk membeli emas mulai dari nominal kecil, misalnya Rp 500 ribu, tanpa harus terpaku pada pembelian fisik seberat satu gram," cakapnya.

 Kendati menawarkan kemudahan, masyarakat diminta waspada terhadap aplikasi investasi bodong dan wajib memastikan platform tersebut telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

 Dia menambahkan investasi digital cocok bagi generasi muda yang mengutamakan kepraktisan, tetapi investasi fisik tetap memiliki keunggulan bagi mereka yang merasa lebih aman memegang aset secara langsung meskipun membutuhkan biaya penyimpanan tambahan.

Pakar mengungkapkan saat ini tren harga emas sedang mengalami lonjakan di tengah kondisi geopolitik serta ekonomi global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |