jateng.jpnn.com, KEDIRI - Persib Bandung mendapat kesempatan merebut puncak klasemen BRI Super League 2025/26 setelah sempat turun dua peringkat seusai kemenangan Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta pada pekan ke-16.
Kesempatan itu datang saat Maung Bandung menantang tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Senin (5/1).
Namun, laga tersebut dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan bahwa Persik selalu menjadi lawan tangguh, terlebih ketika bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
“Pertandingan melawan Persik Kediri selalu sulit dan mereka adalah tim dengan rekor bagus ketika bermain di kandang. Jadi ini merupakan satu pertandingan yang sulit juga, tapi semoga kami bisa menang,” ujar Hodak.
Statistik kandang Persik musim ini memang cukup solid. Dari enam laga yang sudah dijalani di Stadion Brawijaya, Macan Putih mampu mencatat tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya sekali menelan kekalahan.
Meski begitu, Persib membawa modal manis dari musim lalu. Saat bertandang ke Brawijaya, tim asuhan Bojan Hodak sukses mencuri kemenangan 2-0 lewat gol bunuh diri Dede Sapari dan sepakan kaki kanan Tyronne del Pino. Hasil itu menjadi salah satu momen penting Persib kala bermain di Kediri.
Hodak juga menyadari posisi Persib sebagai pemuncak klasemen membuat timnya kini menjadi target utama lawan-lawan berikutnya. Setiap tim, kata dia, akan tampil habis-habisan untuk menjegal langkah Maung Bandung.












































