jpnn.com, JAKARTA - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten (JDB) menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) I untuk merumuskan arah organisasi di Hotel Sutan Raja, Soreang, Bandung, Kamis (21/5).
Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo menyampaikan kondisi industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) saat ini yang menghadapi tantangan yang makin kompleks, baik dari sisi domestik maupun global.
Menurut dia, tantangan itu di antaranya pengelolaan sumber daya air, pengawasan terhadap produk ilegal, serta percepatan implementasi ekonomi sirkular.
Di saat yang sama, lanjutnya, dinamika global seperti krisis geopolitik turut berdampak pada kenaikan biaya energi, bahan baku, dan gangguan rantai pasok.
“Industri AMDK sekarang dituntut untuk makin adaptif, efisien, dan inovatif,” kata Karyanto dalam keterangannaya di Jakarta, Minggu (24/5).
Oleh karena itu, Musda I menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi serta memperkokoh peran industri AMDK dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kami berharap DPD AMDATARA JDB ini dapat menjadi contoh soliditas organisasi di daerah,” ujarnya.
Ke depan, kata Karyanto, AMDATARA terus mendorong sejumlah agenda strategis.







































