jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membeberkan alasan partainya menggelar diskusi yang menghadirkan deretan pakar ekonomi, fiskal, dan moneter di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (11/2) ini.
Menurutnya, diskusi ini menjadi bagian dari tanggung jawab PDIP memantau kondisi perekonomian terkini, mulai dari sektor riil hingga fluktuasi di pasar modal.
"Ya, yang lebih penting, untuk menentukan arah masa depan ekonomi kita di tengah tantangan global yang tidak mudah,” ujar Hasto kepada wartawan usai acara, Rabu.
Hasto menuturkan Indonesia sebagai bangsa masih memiliki pekerjaan rumah yang berat, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.
Selain itu, Indonesia perlu juga menyelesaikan pekerjaan rumah terkait pengentasan kemiskinan serta penguatan pendidikan dan teknologi.
Menurut dia, PDIP merasa penting membuat kajian agar bisa mendorong negara membuat mitigasi dari risiko akibat terpaan ekonomi.
"Kami juga harus mendorong kebijakan-kebijakan yang konstruktif bagi pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto saat ini,” ujar Hasto.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyebut Indonesia dalam tiga pekan terakhir diterpa badai akibat catatan negatif lembaga keuangan internasional seperti MSCI, Moody’s, hingga FTSE.










































