FOMC Januari 2026: Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Kembali Koreksi

5 days ago 35

 Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Kembali Koreksi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

kabar terkini soal harga Bitcoin. Ilustrasi: Sultan Amanda/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Harga Bitcoin (BTC) pada Kamis (29/1) kembali mengalami pelemahan di bawah USD90.000, setelah Federal Reserve (The Fed) merilis pernyataan Federal Open Market Committee (FOMC) Januari 2026, yang memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75%.

Keputusan tersebut sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar, namun tetap memicu respons negatif pada aset berisiko, termasuk kripto.

Berdasarkan data pasar global, Bitcoin sempat naik di atas level USD90.000 sehari sebelumnya pada Rabu (28/1), didorong oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang tidak khawatir terhadap penurunan dolar AS.

Pada saat yang sama, arus dana institusional juga turut menunjukkan sikap lebih berhati-hati, yang tercermin dari arus keluar pada produk spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat (AS) senilai USD147.37 juta.

VP INDODAX, Antony Kusuma menilai pergerakan ini mencerminkan reaksi pasar terhadap kebijakan moneter yang sebelumnya telah diantisipasi.

“Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga sebenarnya sudah tercermin dalam ekspektasi pasar. Namun, kebijakan tersebut dinilai belum memberikan dorongan baru bagi pasar,” ujar Antony.

Dia menekankan volatilitas jangka pendek pasca-pengumuman kebijakan moneter merupakan pola yang kerap terjadi di pasar kripto global.

“Peristiwa seperti FOMC sering menjadi momen evaluasi bagi investor. Pergerakan harga yang terjadi mencerminkan proses penyesuaian pasar terhadap informasi yang sudah dikonfirmasi secara resmi,” tuturnya.

Pelaku pasar diimbau tetap berhati-hati dan mencermati perkembangan faktor makroekonomi yang memengaruhi pergerakan pasar dalam jangka pendek.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |