jpnn.com - MELBOURNE - Elena Rybakina membuat tunggal putri nomor satu dunia Aryna Sabalenka menelan pil pahit di final grand slam Australian Open 2026.
Pada laga di Melbourne, Sabtu (31/1) sore WIB itu, Rybakina menang dalam pertarungan tiga set untuk meraih gelar pertama di Australian Open.
Petenis unggulan kelima asal Kazakhstan itu sempat tertinggal 0-3 pada set penentuan, saat Sabalenka terlihat makin dekat dengan gelar tunggal utama kelimanya.
Namun, Rybakina memenangi lima gim beruntun sebelum menutup pertandingan dengan skor 6-4, 4-6, 6-4, sekaligus membalas kekalahannya dari Sabalenka di final AO 2023.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Sabalenka dalam empat final Grand Slam terakhirnya, setelah sebelumnya juga tumbang di final Australian Open dan French Open tahun lalu.
Petenis Belarusia itu sempat mematahkan servis kuat Rybakina di akhir set kedua dan kembali melakukannya pada awal set penentuan untuk mengambil kendali dalam upayanya meraih gelar ketiga Australian Open dalam empat tahun.
Namun, Sabalenka justru kehilangan momentum. Ia terlihat tegang seiring bergulirnya waktu, dan membuat tiga kesalahan sendiri yang memungkinkan Rybakina kembali mematahkan servisnya untuk kedua kalinya dan berbalik unggul.
Rybakina yang kini berusia 26 tahun menunjukkan ketenangan luar biasa dengan menutup laga melalui sebuah pukulan ace, sekaligus mengamankan gelar kedua grand slam setelah menjuarai Wimbledon 2022.












































