Fiks, Ini Bukti Warga Jakarta Males Gerak

1 hour ago 25

Fiks, Ini Bukti Warga Jakarta Males Gerak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penderita obesitas. Foto/ilustrasi: Daily Telegraph

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan mencatat 93 persen warga Jakarta kurang melakukan aktivitas fisik.

Ani Ruspitawati menjelaskan, temuan tersebut berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2025 hingga awal 2026.

"Dari hasil pemeriksaan, temuan terbanyak berasal dari kelompok risiko penyakit kardiovaskular, terutama obesitas sentral dan kurangnya aktivitas fisik (93 persen)," Ani Ruspitawati dikutip Selasa (17/2).

Ani menyampaikan 74 persen warga yang melakukan CKG mengalami ketidaknormalan kadar lemak dalam darah (dislipidemia), dan 51 persen warga mengalami masalah kesehatan gigi.

Dinkes DKI saat ini sedang memperkuat program promotif dan preventif, yakni memperluas edukasi perilaku hidup sehat, dan memperbanyak skrining faktor risiko penyakit tidak menular.

Ani mengungkapkan, Dinkes DKI juga menggandeng berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang sehat, termasuk pola makan seimbang.

Terpisah, Plt Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni mencatat 579.812 orang dari 1.720.658 orang mengalami obesitas sentral.

"Sekitar 33,7 persen (dari orang yang diperiksa lingkar perut) mengalami obesitas sentral," kata Sri Puji Wahyuni.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan mencatat 93 persen warga Jakarta kurang melakukan aktivitas fisik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |