jpnn.com, JAKARTA - Eggmpire Token, Yayasan Equator Bumi Lestari, dan Eggcologic berkolaborasi untik menghadapi perubahan iklim dan penguatan ketahanan pangan.
Inisiator Eggmpire Token Julius Robinson mengatakan kolaborasi ini dilakukan lewat tiga aksi sosial yang berfokus pada kelestarian lingkungan.
Langkah nyata itu antara lain melaksanakan penanaman 3.000 pohon serta menyalurkan 740 kilogram atau sekitar 11.840 butir telur kepada masyarakat terdampak bencana di empat wilayah di Jawa Barat.
"Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mendorong aksi lingkungan berbasis komunitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan keberlanjutan," ujar Julius dikutip, Kamis (5/3).
Founder Yayasan Equator Bumi Lestari menuturkwn kegiatan ini sekaligus juga untuk rehabilitasi dan peningkatan ketahanan pangan di wilayah ruang terbuka hijau yang padat penduduk.
Tidak hanya itu saja, aksi penanaman 1.000 pohon lainnya juga dilakukan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, sebagai salah satu upaya pemulihan ekosistem pascalongsor yang terjadi pada Januari.
"Penanaman pohon di wilayah rawan bencana itu sangat penting sebagai bagian dari strategi mitigasi dampak perubahan iklim yang makin meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi di Indonesia,"sambungnya.
Lebih lanjut Julius berharap, rangkaian kegiatan lingkungan selama sepekan ini sejalan dengan berbagai target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan penanganan perubahan iklim (SDG 13), kehidupan di darat (SDG 15), kehidupan bawah air melalui perlindungan ekosistem pesisir (SDG 14), serta tanpa kelaparan (SDG 2).











































