jpnn.com, JAKARTA - Band rock, The Brandals menyuguhkan lagu terbaru yang bertitel Di Pinggir Marjin.
Lagu tersebut merupakan single kedua dari album The Brandals berikutnya.
Sebelum Di Pinggir Marjin, grup beranggotakan Eka Rahyadi Annash (vokal), Mulyadi Natakusumah (gitar), Radhit Syaharzam Almatsier (bas), Ghani Noorputrawan (drum) itu telah melepas single pertama, Jari Kasar, pada 30 September 2025 lalu.
The Brandals kini merilis Di Pinggir Marjin, sebuah balada yang masih menyampaikan narasi tentang penderitaan kelas pekerja, terutama mereka yang tinggal di daerah perkotaan. Kecemasan, kekecewaan, dan harapan mereka terbebani oleh tekanan hidup dan rezim pemerintahan yang semakin tidak pasti.
Meskipun single pertama lambat dan melodis, bukan berarti The Brandals menjadi lebih lembut. Sikap teguh The Brandals sebagai band protes sosial tetap intens melalui lirik yang mewakili demografi komunitas perkotaan yang terpinggirkan.
Lagu Di Pinggir Marjin merupakan kolaborasi pertama The Brandals dengan Jonathan Mono (vokalis We Are Neurotic), yang juga berperan sebagai produser bersama Jonathan Pardede. Drummer We Are Neurotic, Karel William, juga memainkan drum.
Materi tersebut direkam pada Oktober 2024 sebelum drummer baru The Brandals, Ghani Noorputrawan, bergabung dengan band pada akhir tahun itu. Sementara itu, Lawrence Aswin, anggota grup jazz elektronik SOVA, memainkan toy piano dalam lagu Di Pinggir Marjin.
Keputusan untuk merilis single bernuansa balada merupakan langkah berani bagi The Brandals, sebuah band rock yang telah berkiprah selama hampir 25 tahun di kancah musik independen Indonesia.









































