jpnn.com, JAKARTA - Menjadi musisi ternyata bukan satu-satunya 'pekerjaan' Kunto Aji. Dalam beberapa tahun terakhir, dia menjalani beberapa peran tidak terduga di luar panggung.
Kunto Aji pernah menjadi Linmas menjaga TPS saat Pemilu, mendadak sebagai petugas upacara 17 Agustus, hingga ikut bershalawat bersama kelompok hadroh.
Kini, 'side quest' musisi berusia 39 tahun tersebut bertambah lagi: Kunto Aji 'nembang macapat di hadapan Sri Sultan Hamengku Buwono X'.
Momen tersebut terjadi dalam pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 pada 13 September 2026 di Lapangan Beran, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam pembukaan festival itu, Kunto Aji membawakan tembang macapat sebagai bagian dari prosesi pembukaan FKY.
Dari Linmas sampai Solis Hadroh, 'Side Quest' Kunto Aji Terus Bertambah
Pada Pemilu 2024, Kunto Aji sempat menarik perhatian publik setelah ikut menjadi Linmas dan menjaga TPS di lingkungan tempat tinggalnya.
Beberapa bulan kemudian, ketika berada di Semarang pada momentum Hari Kemerdekaan Indonesia, pemilik album Mantra Mantra itu kembali muncul dalam peran berbeda.

















































