Dapat Apa

3 weeks ago 82

Oleh Dahlan Iskan

Dapat Apa

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Menarik mana membahas soal Prabowo yang akan melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 atau rujak Ambon?

Bagi pembaca Disway seperti Mbak Yani, rujak Ambon lebih punya kenangan tersendiri. Maka cukuplah dua kali menulis soal arah baru ekonomi di bawah Presiden Prabowo (Disway 21 dan 22 Mei 2026).

Dapat Apa

Padahal sebenarnya saya masih ingin terus menulis soal yang amat penting bagi Indonesia itu. Setidaknya tentang bagaimana Presiden Prabowo berusaha menghibur sektor swasta Indonesia setelah pidato dar-der-dor yang dianggap kurang menyenangkan pihak swasta.

Di podium DPR itu Presiden Prabowo memuji dua perusahaan besar Indonesia. Maksudnya: ada juga perusahaan yang bisa menjadi sangat besar tanpa menguras sumber daya alam Indonesia. Dua perusahaan itu telah membawa nama harum Indonesia di luar negeri.

Pujian pertama untuk Mayora dengan produk Kopiko-nya. Kopiko dikenal di puluhan negara. Sampai muncul di drama Korea. Lalu Kopiko sempat dianggap produk Korea.

Presiden lantas memuji Mayora. "Saya tahu itu karena presidennya suka minum kopi," ujar Presiden Prabowo di mimbar DPR 20 Mei lalu.

Rupanya Presiden Prabowo perlu mengangkat nama Kopiko agar imbang dengan Kapal Api. Sewaktu berpidato di Jepang Presiden memuji kopi Kapal Api tanpa menyebut Kopiko. Skor Kapal Api dan Kopiko kini 1-1.

Bagi pembaca Disway seperti Mbak Yani, rujak Ambon lebih punya kenangan tersendiri. Maka cukup dua kali menulis arah baru ekonomi di bawah Presiden Prabowo.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |