Dampak Pembekuan MSCI, Status Emerging Market Terancam Turun ke Frontier

1 week ago 26

Dampak Pembekuan MSCI, Status Emerging Market Terancam Turun ke Frontier

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Status aksesibilitas pasar modal Indonesia terancam imbas pembekuan rebalancing saham indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Foto/Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Status aksesibilitas pasar modal Indonesia terancam imbas pembekuan rebalancing saham indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

MSCI menetapkan tenggat waktu hingga Mei 2026 bagi otoritas terkait untuk memperbaiki transparansi pasar.

Jika gagal memenuhi standar tersebut, Indonesia terancam mengalami penurunan status pasar yang dapat berdampak sistemik pada arus investasi asing.

Dalam keterangannya, MSCI menegaskan adanya potensi reklasifikasi atau penurunan status Indonesia dari status Emerging Market menjadi Frontier Market.

Selain ancaman turun kasta, MSCI juga menyiapkan sanksi lain yang berdampak pada komposisi portofolio investor global.

"Pengurangan bobot (weighting reduction) dalam Indeks MSCI Emerging Markets untuk seluruh sekuritas Indonesia," begitu tertulis keterangan pengumuman dalam laman MSCI, dikutip Rabu (28/1).

MSCI menekankan sanksi tersebut akan berlaku jika tidak ada kemajuan yang memadai dalam mencapai peningkatan transparansi yang diperlukan hingga Mei 2026.

Sembari menunggu tenggat waktu tersebut, MSCI mengambil langkah taktis dengan menerapkan pembekuan sementara rebalancing indeks saham Indonesia.

Status aksesibilitas pasar modal Indonesia terancam imbas pembekuan rebalancing saham indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |