bali.jpnn.com, SURABAYA - Persebaya di tangan pelatih anyar Bernardo Tavares benar-benar menggila.
Terseok-seok saat ditangani Eduardo Perez, Persebaya mulai menemukan kestabilan tim di bawah mantan pelatih PSM Makassar itu.
Dalam beberapa laga terakhir, perubahan di skuad Bajol Ijo – julukan Persebaya tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan, tetapi juga dari cara bermain, cara berpikir, hingga mentalitas tim.
Performa tim menjadi lebih meningkat dan disiplin, terorganisir, transisi cepat serta munculnya potensi pemain muda binaan klub di skuad senior Persebaya.
Menurut Bernardo Tavares, kunci utama dari tren positif yang diraih Persebaya adalah attitude dan semangat juang pemain, terutama di tengah kondisi tim yang tidak ideal.
“Saya tidak membuat apa-apa. Saya hanya memasang para pemain dan mereka membuat keajaiban,” ujar Bernardo Tavares dilansir dari laman klub.
Bernardo Tavares telah bersama Persebaya dalam empat pertandingan Super League 2025-2026 sejak didapuk menjadi juru taktik Ernando Ari Cum sius.
Hasilnya, Persebaya meraih tiga kemenangan dari Malut United, PSIM Yogyakarta dan Bali United, serta satu kali laga imbang kontra Dewa United.







































