Bencana Banjir di Pemkab Tangerang, 194,5 Hektare Tanaman Padi Gagal Panen

1 week ago 34

Bencana Banjir di Pemkab Tangerang, 194,5 Hektare Tanaman Padi Gagal Panen

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga menunjukan lahan pertanian sawah yang terdampak bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)

jpnn.com, KABUPATEN TANGERANG - Sebanyak 194,5 hektare dari total 1.387 hektare (ha) tanaman padi sawah di Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami puso atau gagal panen akibat bencana banjir yang melanda daerah tersebut.

"Berdasarkan hasil rekapitulasi per 27 Januari 2026 terdapat 1.387 hektare terdampak banjir, yang mana 194,5 hektare lahan pertanian itu puso atau gagal panen karena terendam banjir," ujar Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakan 194,5 hektare lahan sawah yang mengalami puso tersebut berada di empat kecamatan seperti di Cisoka, Desa Bojongloa dan Carenang terdapat 185 hektare, Kecamatan Panongan, Desa Rancaiyuh dan Rancakelapa 4,5 hektare.

Kemudian, di Kecamatan Jayanti terdapat satu hektare, Kecamatan Balaraja, Desa Gembong seluas dua hektare lahan pertanian terdampak banjir.

Sementara itu, dari total 1.387 hektare jumlah lahan pertanian yang terdampak bencana banjir ini ada di 16 wilayah kecamatan di antaranya di Tigaraksa, Cisoka, Panongan, Jayanti, Balaraja, Sindangjaya, Rajeg, Jambe, Sukadiri, Pakuhaji dan Kronjo dengan total 49 desa.

"Wilayah-wilayah ini memang sudah terdampak sejak terjadinya cuaca ekstrem yang sudah melanda Kabupaten Tangerang pada beberapa pekan lalu," ujarnya.

Meski demikian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang bersama tim penyuluh Kementerian Pertanian masih melakukan identifikasi atau pendataan terhadap wilayah-wilayah pertanian yang terdampak bencana alam.

"Mengingat perkembangan iklim yang terjadi hingga pertengahan Februari 2026, mengikuti perkembangan data-data iklim BMKG maka kami masih akan melakukan pendataan lanjutan," ungkapnya.

Sebanyak 194,5 hektare dari total 1.387 hektare (ha) tanaman padi sawah di Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami puso atau gagal panen akibat bencana banjir.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |