jpnn.com, JAKARTA - PT Swarna Dwipa Indonesia mencatatkan capaian membanggakan melalui ekspor perdana kepiting bakau ke Singapura, pada Kamis (26/2).
Keberhasilan itu menjadi tonggak penting bagi pertumbuhan sektor perikanan Bengkulu, sekaligus memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah di pasar internasional.
PT Swarna Dwipa Indonesia merupakan salah satu UMKM binaan Bea Cukai Bengkulu.
Sebagai mitra UMKM, Bea Cukai Bengkulu aktif mendorong pelaku usaha menembus pasar ekspor melalui pemberian asistensi dan edukasi.
Kepala Kantor Bea Cukai Bengkulu, Nazwar mengatakan keberhasilan ekspor ini merupakan hasil sinergi antara pelaku usaha dan instansi terkait.
Sebelum diberangkatkan ke Singapura, komoditas kepiting bakau sebanyak 65 ekor dengan berat 45 kilogram menjalani pemeriksaan bersama antara Bea Cukai Bengkulu dan Balai Karantina Ikan Bengkulu.
"Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kesesuaian dokumen, kualitas produk, serta pemenuhan persyaratan kesehatan dan karantina sesuai ketentuan," ujarnya.
Nazwar berharap keberhasilan ekspor kepiting bakau perdana ini dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya di Bengkulu untuk berani menembus pasar global.











































