jpnn.com - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai Joko Widodo (Jokowi) hanya ingin mengamankan dinasti politik Presiden ketujuh RI itu ketika mengaku ingin mati-matian bekerja untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Sebab, kata Jamiluddin, kebesaran PSI pada akhirnya membuat putra Jokowi, Kaesang Pangarep serta Gibran Rakabuming Raka punya nilai tawar politik.
"Janji kerja mati-matian Jokowi untuk membesarkan PSI bisa jadi hanya untuk memperkuat posisi kedua anaknya," kata dia melalui layanan pesan, Minggu (1/2).
Adapun, kata Jamaluddin, pernyataan Jokowi ingin mati-matian bekerja untuk PSI jelas membantu partai berlogo Gajah lolos ke parlemen pada Pileg 2029.
"Jokowi ingin totalitas untuk mengantarkan PSI ke Senayan," ujarnya.
Menurut Jamiluddin, posisi tawar Kaesang selaku Ketum PSI bakal menguat dan mengakar ketika partai tersebut lolos ke parlemen pada 2029.
"Kalau ini terwujud, posisi anaknya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI akan semakin mapan, mengakar, dan tak tergoyahkan," ujar dia.
Selanjutnya, kata Jamiluddin, kekuatan PSI bersama Kaesang sebagai Ketum akan menopang dinasti politik yang sudah dibangun Jokowi melalui Gibran.












































